MUNA BARAT, GOLKARSULTRA — Bupati Muna Barat, La Ode Darwin, yang juga Ketua DPD I Partai Golkar Provinsi Sulawesi Tenggara turun langsung meninjau delapan unit rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Umba dan Desa Tanjung Pinang, Kamis (26/2/2026). Kunjungan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan warga terkait kondisi hunian yang dinilai memprihatinkan.
Dalam peninjauan itu, Bupati didampingi Sekretaris Daerah, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim), Camat Kuambi, serta anggota DPRD Muna Barat.
Dari hasil pengecekan lapangan, ditemukan delapan rumah dalam kondisi sangat tidak layak. Bahkan satu unit rumah diketahui dihuni oleh tiga hingga lima kepala keluarga.
“Tadi sudah kita cek, memang ada total delapan rumah yang kondisinya sangat tidak layak. Bahkan ada satu rumah yang dihuni tiga sampai lima kepala keluarga, sangat tidak layak. Insya Allah tahun ini akan kami lakukan perbaikan-perbaikan,” ujar La Ode Darwin.
Ia menegaskan bahwa program bantuan ke depan akan melalui proses verifikasi ketat agar benar-benar tepat guna dan menyasar warga yang paling membutuhkan.
“Terkait bantuan-bantuan, akan kami verifikasi agar tepat guna dan saya akan turun langsung. Jadi mereka yang benar-benar membutuhkan akan kita prioritaskan,” tegasnya.
Pemerintah daerah, lanjutnya, berkomitmen untuk terus hadir di tengah masyarakat dan memastikan pembangunan menyentuh kebutuhan dasar warga.
“Kami pemerintah daerah selalu berkomitmen dan berkontribusi secara langsung untuk membangun Muna Barat,” pungkasnya.
Di tengah tantangan fiskal daerah, langkah turun langsung ke lapangan menjadi sinyal bahwa arah pembangunan Muna Barat tidak semata berbasis laporan administratif, tetapi berorientasi pada keberpihakan terhadap masyarakat paling rentan. Pendekatan ini sekaligus mempertegas bahwa kebijakan publik harus hadir sebagai solusi nyata, bukan sekadar program di atas kertas. (bar)















